Tuesday, November 29, 2016

Sumail dari EG Jadi Salah Satu Remaja Paling Berpengaruh di 2016

562px-sumail2_esl_frankfurt_2015
 Syed Sumail Hassan, a.k.a SumaiL, dinobatkan sebagai salah satu remaja paling berpengaruh di 2016 versi majalah TIMES.
Pada rubrik anugrah tahunan ini, SumaiL disejajarkan dengan 29 remaja berprestasi lainnya dari seluruh dunia, seperti Chloe Kim yang merupakan pemenang tiga medali emas dalam Winter X-Games (Olimpiade Musim Dingin) 2016, ataupun Kiara Nirghin yang memenangkan predikat Top Honor dalam Google Science Fair.
international_image
SumaiL merupakan orang termuda dalam sejarah yang berhasil memenangkan hadiah sebesar US$ 1 juta dalam kompetisi e-sports saat memenangkan The International 2015 bersama timnya, Evil Genius.
(ɔ◔‿◔)ɔ ♥sumber

CS:GO Memenangkan 6 Penghargaan eSports Industry Awards

Di acara penghargaan yang berbasis di London ini, CS:GO meraih kemenangan besar dibanding game-game lainnya. Dari total 18 penghargaan yang diberikan, 6 peraih penghargaan berhubungan dengan CS:GO.
Pertama, ia menjadi juara sebagai “Best eSports Title of the Year“. Selain gamenya sendiri, sejumlah penghargaan lain juga diterima oleh para pelaku, termasuk pemain, di industri eSports CS:GO.
Pemain SK Gaming asal Brazil, Marcelo “coldzera” David mendapatkan predikat “PC Player of the Year“. Sedangkan Gabriel “FalleN” Toledo juga menerima “eSports Personality of the Year“. Dari sisi tim, EnVyUs mendapatkan penghargaan sebagai “Best eSports Team of the Year“.
Selain para pemain, caster ikonik dari CS:GO, Auguste “Semmler” Massonnat mendapatkan penghargaan sebagai “Best eSports Broadcast Personality“. Akhirnya, Richard Lewis, yang membongkar praktek judi ilegal di CS:GO, menjadi “eSports Journalist of the Year
Image result for eSports Industry Awards csgo

(ɔ◔‿◔)ɔ ♥sumber

Dota 2 vs LoL Dari Sisi eSports: Antara Dominasi Korsel dan Desentralisasi Dota 2

Dari pertama kali dirilis, keduanya selalu dibandingkan bersandingan. Saya tidak akan membandingkan keduanya dari sisi gameplay di sini karena sudah terlalu banyak perdebatan antara keduanya. Saya ingin melihat kedua game ini dari sudut pandang ajang eSportsnya.
Pasalnya, ada satu fenomena yang menarik dari sejarah eSports dua dari tiga game kompetitif paling laris di dunia ini. Setelah 6 kali kompetisi internasional tahunan terbesar untuk kedua game ini, The International dan World Championship, ajang kompetisi Dota 2 lebih bersifat desentralisasi, alias tidak ada satu pihak yang dominan antara satu dengan yang lainnya, sedangkan LoL mencetak sejarah yang berbeda 180 derajat.
worlds_finals_29102016_mw_dsc00957
Mari kita lihat dari sisi League of Legends lebih dahulu. 30 Oktober 2016 lalu, SKT Telecom T1 menjadi juara World Championship untuk yang ketiga kalinya. 2X berturut-turut di 2015 dan 2016, dan 1 lagi di 2013. Faker dan Bengi jadi 2 orang dalam sejarah yang pernah memboyong piala ini 3x semasa hidupnya.
Selain SKT yang jelas terbukti dominan, ajang LoL internasional juga didominasi oleh Korea Selatan. Dari 6x World Championship, 4 juaranya berasal dari Korea Selatan: SKT 3x, Samsung Galaxy White 1x.
download
Plus jika Anda sering menonton pertandingan LoL, Anda pasti tahu bahwa pemain-pemain terbaiknya berasal dari Korea Selatan. Sederhananya, jika Anda disuruh membuat daftar 10 pemain LoL terbaik di seluruh dunia, kemungkinan besar 6 dari 10 pemain tadi berasal dari Korsel.
Bagaimana dengan Dota 2? Dota 2 lebih chaos. Ia lebih tidak dapat diprediksi. Evil Genius, juara The International 2015, karena begitu hebatnya, tadinya diprediksi akan menjuarai ajang ini di 2016. Namun ternyata hal ini tidak terjadi karena mereka harus kalah tragis di babak Semifinal.
675px-evil_geniuses_with_the_aegis_at_the_international_2015
Demikian juga dengan sejarah The International dari tahun 2011. Eropa, US, dan Tiongkok, semuanya pernah jadi juara dunia – meskipun Tiongkok sedikit lebih dominan dari 2 wilayah tadi karena berhasil membawa pulang piala 3x.
Namun, tetap saja, belum pernah ada 1 tim yang berhasil menjadi juara lebih dari 1x di ajang The International. Plus, jika Anda mendapat tugas yang sama untuk membuat daftar 10 pemain terbaik di Dota 2, kemungkinan besar daftar tersebut akan diisi oleh asal negara pemain yang lebih bervariasi.
Kenapa bisa demikian? Jujur saja, saya juga tidak tahu jawaban pastinya… wkwkwkw
Pertama, karena memang ada banyak sekali faktor yang berpengaruh di kedua ajang ini. Kedua, saya juga bukan pemain profesional ataupun orang yang berkecimpung secara langsung di kedua ajang eSports game terlaris tadi – saya hanyalah pengamat eSports yang tidak memihak antara LoL dan Dota 2, ataupun game-game lainnya.
The Players
faker
Satu hal yang mungkin jadi penyebabnya adalah dari faktor para pemainnya sendiri. Mungkin memang belum ada satu tim yang begitu hebat di Dota 2, layaknya SKT di LoL. Belum ada Faker versi Dota 2, yang memang begitu mengerikan, dari aspek skill ataupun atmosfirnya.
Mungkin akan ada yang mengatakan Faker itu overrated namun saya sudah menonton semua pertandingannya sejak pertama kali ia turun di ajang profesional sampai pertandingan final World Championship 2016 kemarin dan, faktanya, ia memang “Dewa”.
Satu hal yang membuat ia dewa adalah konsistensinya. Jujur saja, saya belum pernah melihat level konsistensi yang sama di pemain-pemain profesional Dota 2.
562px-sumail2_esl_frankfurt_2015
SumaiL, yang jadi salah satu remaja paling berpengaruh di 2016 sekalipun, saya kira masih harus membuktikan diri di tahun-tahun berikutnya jika ingin menyamai level konsistensi yang sama dengan Faker.
Namun demikian, hal ini juga hanyalah salah satu faktor yang mungkin berpengaruh. Karena, faktanya, tidak akan mungkin Faker sendiri dapat menjadi 3x juara dunia tanpa kawan-kawannya, yang sama hebatnya.
The Country
184087-starcraft
Jika Anda cukup familiar dengan sejarah eSports, Anda akan tahu bahwa Korsel, memang salah satu negara yang paling hebat di ajang ini sejak jaman StarCraft.
Namun uniknya, Korsel sendiri jarang disebut-sebut dalam ajang internasional Dota 2. Well, mereka memang juga tidak sehebat itu di ajang FPS namun itu sudah berbeda genre. Dota 2 dan LoL masih satu genre, MOBA.
Salah satu penyebabnya mungkin adalah kegagalan Nexon dalam usaha penetrasi Dota 2 nya di Korsel. Atau mungkin kehebatan OGN dalam menegakkan dominasi LoL di sana. Jujur, saya juga tidak tahu pastinya karena saya juga tidak hidup di Korsel.
ognheader1
Namun, satu hal yang saya tahu pasti adalah peranan publisher dalam menyuburkan ajang eSports di satu negara. Misalnya saja kita lihat di Indonesia. Ajang Dota 2 di Indonesia itu memang banyak sekali karena pemainnya yang banyak namun hampir semua ajang Dota 2 bertaraf nasional – alias tidak banyak yang berlanjut ke ajang regional SEA atau lebih.
Faktanya, hal ini disebabkan karena memang kebanyakan turnamen Dota 2 di Indonesia hanyalah bentuk promosi dari satu brand ataupun sarana sejumlah perusahaan mencari profit dari event.
Hal ini memang tidak buruk sebenarnya karena memberikan ruang-ruang kompetisi baru namun itu berarti ajangnya akan terhenti sebatas tingkatan nasional atau bahkan regional – tidak lebih.
lol-garuda-series-2-1
Sebaliknya, LoL memiliki Garena sebagai publisher resmi. Garena memang memiliki hak rilis resmi atas LoL untuk kawasan Asia Tenggara. Karena itu, ajang kompetisi LoL dari Garena sebenarnya dapat berlanjut sampai ke tingkat internasional alias World Championship – hanya saja, kebetulan, tim LoL dari Indonesia selalu tersandung di kancah regional SEA.
Kembali lagi ke Korsel, mungkin sekarang ini kita tidak akan pernah tahu apakah Korsel memang superior di MOBA, tidak hanya LoL, karena, kemungkinan besar, Dota 2 sudah sulit untuk berkembang di sana.
The Effect
international_image
Lalu apa efeknya? Well, ini hanya prediksi semata, namun inilah yang saya rasakan. Turnamen internasional Dota 2 akan jauh lebih menarik di tahun-tahun mendatang karena lebih chaos dan tidak dapat diprediksi.
Sedangkan LoL, karena dominasi Korsel, prediksi saya soal World Championship 2016 adalah all-Korean final layaknya yang terjadi di 2015 dan prediksi tersebut terjadi.
Dari sisi penonton, seperti saya, hal ini jadi sudah tidak seru lagi. Apalagi saat kemarin saya melihat draft playoff World Championship 2016, saya sudah memprediksi kemungkinan juaranya hanyalah ROX Tigers ataupun SKT Telecom T1 – karena mereka bertemu di perempat final.
Dari sisi pemain profesional, entahlah apakah ini benar atau tidak, namun pemain LoL dari luar Korsel mungkin akan jadi lebih berkecil hati karena, faktanya, peluang mereka jauh lebih kecil – kecuali mereka pindah negara dan berhasil bertanding di kompetisi LCK.
So…
i
Bagaimana dengan pendapat Anda? Menurut Anda, mengapa Korsel begitu dominan di LoL, namun tidak di Dota 2?
Apakah perlu publisher, dalam hal ini Valve, menunjuk perusahaan publisher rekanan untuk memegang lisensi resmi Dota 2 agar kompetisi Dota 2 di Indonesia jadi lebih besar skalanya, seperti yang telah dilakukan oleh Garena dengan LoL?
Saya pribadi, saya ingin melihat ada kompetisi Dota 2 lokal yang dapat berlanjut ke kancah yang lebih luas atau bahkan yang resmi sehingga saya bisa melihat tim Indonesia berlaga di The International. Well, mungkin saya saja yang terlalu muluk-muluk, namun tidak ada salahnya bermimpi kan…? 
(ɔ◔‿◔)ɔ ♥

Coop Mission Haunted: Mari Berburu Naga di CS:GO

Anda sedang bosan main DM terus-terusan, sedang malas melihat bombsite, ataupun bosan melihat map yang itu-itu saja? Anda bisa mencoba berbagai Custom Map yang ada di Steam Workshop.
Custom map ini juga bisa jadi alternatif Anda melatih skill dengan cara yang unik dan tidak membosankan. Pasalnya, mekanisme dasar CS:GO seperti recoil, aiming, movement, dan kawan-kawannya juga masih sama dengan official map untuk turnamen. Jadi, Anda tetap bisa membiasakan diri dengan mekanisme tadi dan menambah jam terbang permainan Anda.
Salah satu custom map yang paling asik untuk mengobati kejenuhan Anda tadi adalah Coop_Mission yang mengijinkan Anda bermain CS:GO secara kooperatif dengan pemain lain. Berhubung sekarang sudah dekat dengan Halloween, tidak ada salahnya mencoba CS:GO yang beratmosfir horror.
q31gwkq7obiu9di2kizy
Coop_Mission_Haunted merupakan salah satu custom map paling populer yang muncul di tahun 2016 ini. Map ini buatan CTX yang memang rajin menghasilkan map-map asik dan punya 19,784 follower di Steam.


Di map ini, Anda tidak akan berhadapan dengan teroris ataupun CT, namun Anda akan berhadapan dengan mahluk-mahluk fantasi seperti zombie, werewolf, atau malah naga… Iya, naga. Silahkan lihat trailer map ini untuk punya gambaran lebih jauh betapa istimewanya map yang satu ini.
(ɔ◔‿◔)ɔ ♥ sumber

Sunday, November 13, 2016

5 INDIE GAME TERBAIK!!

    Indie game adalah game yang dibuat bukan oleh suatu perusahan game besar,melainkan rancangan satu orang atau sebuah tim kecil.meskipun dibuat oleh sebuah tim kecil,bukan berarti game itu lebih buruk daripada game yang dibentuk oleh perusahaan besar.diantara banyaknya indie game,berikut adalah 5 indie game terbaik.


5.Don't Starve

       Don't starve adalah sebuah game survival yang dikembangkan oleh Klei Entertaiment. di game ini kita bermain sebagai wilson,seorang ilmuan pemberani yang dijebaak oleh setan dan di kirim ke sebuah dunia liar yang misterius.wilson harus mengeks ploitasi  lingkunganya untuk mencari jalan pulang.Wilson harus bertahan hidup dengan membuat barang dan bangunan untuk tetap bertahan hidup.



4.INSIDE

     INSIDE adalah game yang di kembangkan oleh PLAYDEAD yang juga developer dari limbo. gameplay dari game ini tidak berbeda jauh dengan limbo.yaitu kita harus menyelesaikan tantangan sambil menghindari kematian.Di game ini kita menjadi seorang anak yang terjebak di semacam proyek pencucian otak terhadap semua orang.



3.Undertale

   Udertale adalah sebuah game RPG yang di kembangkan oleh Toby fox.Game ini telah menjadi salah satu game terbaik pada tahun 2015.Bercerita tentang seorang anak yang terjebak di bawah tanah dimana para monster tinggal,kita harus menemukan jalan pulang untuk nya.di game ini kita bisa melawan monster,tetapi membunuh monster tidak diperlukan.kita bisa bernegosiasi dengan nya.



2.Cuphead

         Cuphead adalah game "run &gun" yang dikembangkan oleh MDHR studio.yang unik dari game  ini adalah semua animasi di dalam game ini terinspirasi dari kartun tahun 1930-an dari visual,audio,background sampai menggunakan teknik animasi yang sama,yaitu digambar dengan tangan.kita bermain sebagai Cuphead yang kalah berjudi dengan setan dan harus memenuhi tawarannya.




1.Rocket League

   Rocket Leauge adalah game yang mempunyai tema yang sangat unik,yaitu mempertemukan antara genre racing dan sport. Di game ini kita bermain bola tetapi dengan mengendarai mobil.game ini di kembangkan oleh Psyonix dan telah dimainkan oleh berjuta juta orang.Game ini bisa dimainkan online dan bisa coop bersama teman temanmu.


itulah 5 INDIE GAME TERBAIK!!,mohon maaf bila ada kesalahan.wassalam (ɔ◔‿◔)ɔ ♥(imo)



Wednesday, November 2, 2016

Review : SMITE

 Smite adalah sebuah game MOBA gratis yang tidak biasa.Tidak seperti Dota 2 atau Leauge of legend,smite memiliki tampilan yang cukup unik,game ini memiliki tampilan kamera third person dan tombol WASD sebaga penggerak karakter nya.di SMITE terdapat sekitar 81 gods saat ini,hero atau gods di smite ini terdapat dari berbagai mitologi dari seluruh dunia termasuk Yunani,Roma,Mesir,Jepang,
Hindu,Norwegia,China,dan suku Maya

Mode game:

  • Conquest : mode game utama dari smite,yaitu map 5 vs 5 yang terdiri dari tiga jalur yang terdapat tower dan phoenix,tujuan nya adalah menghancurkan titan lawan terlebih dahulu
  • Joust : map 3 vs 3 dengan satu jalur,dan mempunyai  monster camp,tujuanya sama seperti conquest,yaitu membunuh titan lawan terlebih dahulu
  • Arena : map arena tidak memiliki tower,phoenix atau titan, map 5 vs 5 ini adalah map yang tujuanya bertarung dan membimbing minion untuk masuk ke dalam portal musuh
  • Assault : di mode game ini player akan mendapat random god,map ini memiliki 1 jalur,tujuanya adalah untuk menghancurkan titan musuh
  • Siege : map ini adalah mode cepat dari conquest,mode siege hanya memiliki 2 jalur,dan memiliki mahluk siege yang membantu mem push tower
  • match of the day : mode game yang berganti setiap hari,dengan map dan aturan yang berbeda
 















itulah Review game SMITE,mohon maaf bila ada kesalahan.wassalam (ɔ◔‿◔)ɔ ♥

TUGAS TIK : Microsoft Publisher

1.Kartu nama 














2.Brosur

















3.Kalender




















(ɔ◔‿◔)ɔ ♥